Thursday, June 14, 2007

Yesus yang (Tidak) Bangkit

Tanggapan awam kristen atas klaim temuan makam keluarga Yesus


wahai yesus!

engkaulah mesias dan anak allah yang hidup

tapi, itu bukan kata-kataku.. itu kata petrus
tapi lagi, siapa bisa memastikan petrus benar-benar berkata begitu?
karena itu hanya menurut para penulis injil
yang menuliskannya berpuluh-puluh tahun kemudian
lagi-lagi tapi, bertahun-tahun sejak injil ditulis, siapa bisa memastikan tidak ada yang mengedit kata-kata itu?

dan akan yesus kristus.. yang pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati..

benar! itu kata sahadat para rasul, sama sekali bukan kata-kataku
dan benar juga, tidak ada yang bisa memastikan kebenaran sejarah sahadat itu


wahai yesus!

agama apa yang kau bawa ini? mengapa engkau dan bapamu tidak menjamin dan menjaga kebenaran sejarah dan kata-katamu?

berpuluh-puluh tahun aku mengenal engkau
sejak pertama aku belajar mengenal orang lain, sampai hari ini saat aku lebih tua darimu waktu engkau disalib
(ah, ini juga katanya.. kalau memang benar engkau disalib di usia 30 tahun..)
sehingga engkau memberi arti kesempurnaan manusia bagiku
sehingga aku merasa tahu kehendak allah dari ajaran dan teladanmu
bahkan aku lebih mengenal kamu dan ajaranmu dibanding aku mengenal allah..

maka ketika kembali aku diajarkan bahwa engkau adalah anak allah
tak sedikitpun aku tertarik untuk membantahnya meskipun aku tahu sama sekali tak cukup bukti untuk itu

bahkan ketika gereja selalu mengingatkan bahwa engkaulah adalah allah sendiri yang menjelma manusia
aku merasa sangat memahami meskipun aku tak mampu membelamu dengan rangkaian kata-kata mujarab yang diharapkan orang-orang yang belum mengenalmu


wahai yesus!

jika ternyata engkau tidak bangkit
aku sangat berterima kasih kepada mereka yang memberitakan kebohongan kebangkitanmu ke telingaku..
karena aku memerlukan konsep allah untuk bekalku menjadi dewasa dan menjadi tuhan atas hidupku sendiri
dan engkau mampu menghadirkannya melalui pribadi dan ajaranmu

namun jika engkau benar bangkit
aku senang membayangkan engkau tertawa bersamaku sambil berharap orang semakin mengenal allah dengan cara mereka masing-masing


wahai yesus!

engkaulah mesias dan anak allah yang hidup
dan itu adalah kata-kataku..